Jumat, 18 Juni 2010

Masjid Minangkabau dalam "Lanskap" Foto Zaman Kolonial Belanda

Editor : Muhammad Ilham

Salah satu keuntungan - untuk tidak mengatakan kelebihan - kolonial Belanda ketika menduduki Nusantara (termasuk Minangkabau) adalah arsip yang boleh dikatakan baik dan banyak, setidaknya untuk ukuran zaman itu. Sehingga tidaklah mengherankan apabila sejarah Minangkabau menjadi terselamatkan karena "kerja-kreatif" kolonial ini, mengabadikan event sejarah ataupun tinggalan-tinggalan dalam bentuk-bentuk catatan-text dan photography. Salah satu diantaranya adalah photo-photo masjid/surau Minangkabau yang eksis/memiliki fungsi sosial-kemasyarakatan pada masa-masa tahun 1900-an awal. Photo-photo ini diambil dari J. Bachir yang mendedikasikan dirinya untuk "mengupload" khazanah Minangkabau Tempoe Doeloe dalam bentuk photografy. Dari 20 photo yang diedit, hanya 11 buah photo yang diposting. Sejarah masing-masing masjid yang seharusnya dideskripsikan, masih dalam tahap identifikasi dan penelitian lebih lanjut.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar